Rabu, 15 Mei 2019

Himamen memanajemen

Setelah melewati persiapan kurang lebih 4 bulan, akhirnya dengan kemantapan hati pengurus serta panitia himpunan mahasiswa manajemen dari STIE Wikara melaksanakan kegiatan masa bimbingan di villa manado Wanayasa Kab, Purwakarta hari sabtu 27-28 april 2019. Meski jumlah peserta hanya mencapai setengah dari jumlah yg seharusnya, kegiatan mabim himamen kemarin tetap berjalan dengan semangat 45. Masa bimbingan himpunan sendiri merupakan kegiatan tahunan yang rutin di gelar oleh mahasiswa STIE Wikara selama ini, tujuan dari kegiatan ini tentu merujuk kepada Visi dan misi kampus serta prodi manajemen, tahun ini tema yg di ambil adalah "Sacangreud pageuh sagolek pangkek" yaitu peribahasa sunda yang mengartikan satu ikatan yg kuat dan satu gerakan bersama.
Dalam kegiatan ini, kita sebagai mahasiswa manajemen baik dari panitia maupun peserta mabim tentu belajar mengimplementasikan ilmu manajemen itu seperti apa, mulai dari belajar membuat rencana, belajar memanajemen waktu, risiko, sumberdaya manusia dan membuat rincian anggaran, selain itu kita juga belajar membuat ikatan yang kuat diantara sesama himamen melalui berbagai materi dan games yang menyenangkan.


Dengan dilaksanakannya kegiatan mabim himamen ini, diharapkan setiap mahasiswa STIE Wikara dapat membawa pengaruh yang positif dalam berorganisasi serta dalam merealisasikan visi misi kampus maupun himpunan.


Doni Bayu Respati - Sie Acara.

Sabtu, 15 Februari 2014

Misteri Kuntilanak Rorombeheun!

Di suatu peuting hiduplah sejurig kuntilanak eh kela-kela, kan ngaran-ngaran kuntilanakmah geus paehnya? Oke kita ralat…. Disuatu peuting paehlah sejurig kuntilanak, eh eh kela-kela kan ai kuntilanakmah emang geus paehnya? Ahhh lieur lanjutkeun weh…. Kuntilanak tersebut adalah penghuni suatu jalan yang sering di lalui oleh manusia… sebut saja jalan itu adalah jalan guritno *Wulan Keleus* jalan tersebut memang menjadi jalan yang keramat setelah para pejalan kaki yang melewati jalan itu selalu di ganggu oleh sejurig kuntilanak dengan cara morosotkeun calana mereka  yang melewati jalan keramat tersebut…
kisah pertama datang dari wawan suryadi tapi sebut saja Nindy, suatu ketika ia sedang asyik melangkahkan kakinya yang siga tangkal gedang itu di jalan keramat tersebut tepat jam 2 pagi, tapi apa yang terjadi saat ia melewati jalan keramat tersebut? Ternyata euweuh nanaon a.k.a tidak terjadi apa-apa, *Kunaon dibahas sih ai teu kunanaonmah euhhhh nu ebel* oke kita lanjutkan lagi, kisah kedua datang dari siti maemunah nuryani tapi sebut saja Alexa, malam itu…. Tepat jam 22.30 menit WIB Alexa sedang terburu-buru untuk pergi mencari tukang ojeg, karena ia mau pergi mencari tukang bakso untuk menanyakan tukang peuyeum yang menjual rainbow cake tapi saat ia berjalan di jalan keramat itu tiba-tiba apa yang terjadi, Alexapun di ganggu oleh kuntilanak yang menghuni jalan tersebut dengan cara menengkas suku si Alexa, pun demikian si Alexa langsung tijuralit dengan gancangnya ke susukan yang ada di jalan tersebut hingga wajahnya si Alexa berubah menjadi kekiruhan….. Astagaaaaa Alexapun mulai sadar bahwa ia sedang dikerjai oleh sosok mahluk yang tak kasat mata, maka Alexapun langsung sigap dengan ngadagorkeun hulunya ke sebuah tihang listrik yang ada di jalan keramat tersebut  guna bisa pingsan dengan gancangnya….. akhirnya setelah pagi menjelang Alexapun di temukan warga dengan beungeut acak-acakan siga martabak katincak. *Sungguh Mengenaskan*

Kisah selanjutnya datang dari Chuwangki Thai pria blasteran arab indo, yang pada malam itu memarkirkan mobilnya di jalan keramat tersebut karena teukuat….. teukuat hayang ngala kembang anu tumbuh dina batu di jalan keramat tersebut, iapun segera keluar dari mobil mewahnya yang ia dapat dari ciki berhadiah nu gopean, dan saat ia mencoba memetik kembang tersebut tiba-tiba apa yang terjadi? Kembang tersebutpun berubah menjadi tai ucing dengan gancangnya….. Astagaaaa Chuwangki Thaipun merasa ketakutan setengah mateng *Goreng Endog keleus* dan melemparkan tai ucing  tersebut ke atas pohon yang berada di jalan keramat itu, sampai akhirnya tai ucing itu mengenai muka kuntilanak yang begitu bening karena habis luluran pake daun babadotan, kaget, kesel, dan rungsing, akhirnya kuntilanak itupun ngagoak dengan gancangnya hingga membuat si Chuwangki Thai kaget dan tak sengaja menginjak bangkong budug yang ada di depannya hingga akhirnya ia tewas seketika…. Akhirnya setelah pagi menjelang jasad Chuwangki Thaipun di temukan warga dengan muka yang belang karena ia habis memakai pemutih ceueumpuk. *Sungguh Mengenaskan*

Kisah selanjutnya datang dari bi Ita, seorang ibu rumah tangga yang gemar bermain game online dan maen karambol… suatu malam bi Ita sedang berjalan-jalan santai di jalan keramat tersebut karena ia berencana untuk pergi ke Lily warnet untuk dagang kulub suuk buatannya sambil maen game online kesukaannya yaitu tetris. Tapi saat ia berjalan santai di jalan keramat tersebut  tiba-tiba apa yang terjadi? Bi Ita pun mendengar sekelumit suara yang seperti ini “aku terjatuh dan tak bisa hudang deui” dengan penuh rasa penasaran bi Itapun akhirnya memutuskan untuk mencari sumber suara tersebut sampai ke bawah pohon rambutan yang ada di jalan keramat tersebut, lalu tiba-tiba suara itu mulai menghilang, dan Astagaaaaa…… di atas pohon rambutan tersebut  turunlah sesosok kuntilanak dengan rambut berwarna pink boleas dan baju berwarna biru polkadot. Kaget…. Bi Itapun langsung meneleg  kulub suuk buatannya dengan baskomnya sekaligus hingga akhirnya ia kabeureuyan dan kemudian tewas seketika…. Akhirnya setelah pagi menjelang wargapun menemukan jasad bi Ita dengan mulut penuh kulub suuk dan pecahan baskom. *Sungguh Mengenaskan*

Dan setelah kisah demi kisah terukir di jalan keramat itu akhirnya hal tersebut membuat pria bule bernama Robert patin sieunpun penasaran dan ingin membuktikan kisah kuntilanak penunggu jalan keramat tersebut…. Hingga akhirnya Robert pun mencoba berjalan-jalan santai di jalan keramat tersebut dengan menggunakan rok mini karena ia sangat terobsesi dengan penyanyi kondang asal cimahi yaitu Miley teukaurus. Dan saat Robert berjalan di kegelapan malam tepat jam 23.30 WIB di jalan tersebut tiba-tiba apa yang terjadi? Si Robertpun labuh dengan gancangnya karena nincak batu di jalan keramat itu *Euhhh teu neuleu jelema teh* dan Robertpun segera berdiri kokoh untuk kembali berjalan santai di jalan keramat itu, dan saat Robert mulai melangkahkan suku kanannya tiba-tiba ada sekelumit bayangan hitam yang melambai-lambai bak banci taman lawang, Robertpun mulai penasaran dan segera mendekati bayangan hitam tersebut dengan langkah kaki yang terbata-bata, Astagaaaaa…… ternyata itu adalah……. Daun cau yang sedang di eundeuk-eundeuk sama si kuntilanak penghuni jalan keramat tersebut! Robertpun kalap dan berusaha memberanikan diri untuk lebih dekat dengan sosok kuntilanak itu tapi Robert takut dianggap SKSD maka dari itu ia tetap menjaga jarak….. hingga akhirnya kuntilanak tersebutpun  ngajeubean si Robert dan ngadegulkeun hulu si Robert lalu ngapung dengan gancangnya…. “Yeyeye lalala… yeyeye lalala….” teriak si kuntilanak itu *mmhh kunti alay* dan saat kuntilanak itu ngapung dengan gancangnya Robertpun langsung sigap mengeluarkan kamera 360 ¼ dan langsung memfoto kuntilanak yang sedang ngapung itu lalu segera mengupload foto tersebut ke akun facebook dan twitternya…. Namun setelah foto tersebut di upload apa yang terjadi? Dengan cepat komentarpun berdatangan dari facebook dan twitter si Robert, dan isi komentar tersebut ternyata sangat pedas dan kasar seperti komentar dari pemilik akun @kikituan “Kuntilanak eta sukuna rorombeheun siah ” terus pemilik akun @maneh2urang2 mengatakan “Meni geleuh ih sukuna rorombehuen” dan pemilik akun @cankelpin mengatakan “Hayang nyiduhan ih” karena memang dari foto tersebut terlihat sangat jelas kalo suku si kuntilanak yang menyerupai bonteng suri itu ternyata ROROMBEHEUN…. Lalu kuntilanakpun langsung mencokot  facebook & twitter si Robert dan membaca komentar-komentar tentang fotonya yang ROROMBEHEUN itu…. Dan Astagaaaa….. setelah membaca komentar-komentar itu sang kuntilanakpun langsung ceurik balilihan dengan gancangnya, ia mulai sedih, ia mulai era, dan ia mulai galau…. Akhirnya karena terlalu malu kuntilanak penghuni jalan keramat tersebutpun mencoba tindakan yang tidak terpuji yaitu ingin bunuh diri karena saking malunya… si kuntilanak itupun mulai mendagor-dagorkan kepalanya ke batu yang ada tai kotoknya, ke tangkal cau yang baru jadi, ke tihang listrik, hingga  jalan aspal barolong tapi…. Tapi apa yang terjadi? Ternyata ia tidak paeh-paeh karena memang ia sudah paeh, maka dengan hati yang rapuh iapun beberes dan mau pergi untuk selamanya meninggalkan jalan keramat yang selama ini sudah membesarkan namanya itu, tapi melihat hal tersebut naluri kebageuran si Robertpun datang, ia merasa bersalah dan meminta maaf sama si kuntilanak yang sedang sedih itu, lalu sang kuntilanakpun memaafkan Robert karena ia sudah sadar bahwa selama ini sukunya yang menyerupai bonteng suri itu ternyata memang ROROMBEHEUN… dan sadar bahwa sang penulis cerita ini terus menulis kata ROROMBEHEUN dengan huruf kapital seolah memperjelas penyakit sukunya, maka si kuntilanakpun makin sedih dan rapuh L *Duh jadi teu enak gini euy guys nulisna, asa karunya siah geusan we ah*
Karena sang penulis tidak tega membahas kuntilanak yang ROROMBEHEUN itu akhirnya cerita inipun di hentikan!

#Trims


Jumat, 31 Januari 2014

"Ku Syedih" :(

Dear diary…. hari ini aku sedang bersedih…. Dan aku ingin mengungkapkannya kepadamu diary, Ohhh diary aku lagi sediiiiiiiih banget, soalnya pas kemarin aku mau beli nyiru… di super market, si mbak-mbaknyapun langsung bilang “EWE UH…” akupun langsung sedih dengan gancangnya, terus akupun berniat untuk mengganti barang yang ingin aku beli di super market itu, dengan terbata-bata aku bertanya lagi sama si mbak-mbaknya kalau hihid sama boboko ada ga mbak?… lalu apa yang terjadi diary, lagi-lagi si mbak-mbak tersebut mengucapkan hal yang serupa yaitu “EWE UH”, Ohhhh diary aku benar-benar merasa sedih dan tidak tahu harus berbuat apa? Aku merasa kalau si mbak-mbak tersebut memiliki niat yang tidak baik terhadap pertanyaanku tadi… maka akupun langsung baeud di hadapan si mbak-mbak tersebut dengan gancangnya… lalu aku berusaha untuk menguatkan hatiku untuk bangkit dari keterpurukan ini dengan indit sambil ngajeubean si mbak-mbak yang sungutnya selalu bilang “EWE UH” itu L…. Dan akupun merasa sangat terpukul dengan kejadian tersebut diary… sampai-sampai aku butuh waktu untuk menenangkan hatiku yang lagi hiks…. huft… dan fiuh ini dengan pergi ke tempat yang sunyi yaitu leweung… Tapi saat aku sampai di leweung diary… tiba-tiba apa yang terjadi? munculah sesosok mahluk yang sedang ngorondang, Astagaaa mahluk tersebut sangat menyeramkan seperti bangkong budug diary dan ternyata itu adalah siluman siraru dan siluman papanting…. Dan merekapun langsung mendekatiku yang putih bersih bersinar terang ini,,,, karena aku rajin mengkonsumsi lampu senter setiap menjelang tidur, dan diary ternyata mereka memiliki niat yang amat busuk terhadapku yang terBUJUR kaku ini karena singsireumeun…  Ohhhh diary ternyata mereka mencoba untuk menyuntrungkanku kedalam leutak yang penuh dengan siluman tutut dan keong… akupun bingung harus bagaimana diary, maka tanpa pikir panjang  akupun langsung menelepon ibu peri untuk meminta bantuan, tapi…. Apa yang terjadi diary? Disaat aku mencoba menelepon ibu peri handponku malah berbunyi “Maaf sisa pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini” Ohhh diary ternyata aku lupa kalau aku belum mengisi pulsa sejak aku berumur 2 bulan, akupun mulai panik dengan gancangnya diary, lalu aku mencoba meminta bantuan kepada ranger pink dan pokemon dengan ngeDM mereka melalui twitter, tapi….. apa yang terjadi diary? Diasaat aku ngDM mereka melalui twitter… twitterku malah berubah menjadi kata-kata yang seperti ini “Server not found” Ohhh my…. Aku lupa kalau ternyata di leweung ini belum dipasangi wifi…
Saat itu aku benar-benar terpuruk sambil makan kerupuk rasa jeruk yang sudah di duruk… aku merasa sangat bingung, dan ketakutan diary… tapi aku berpikir kalau jalan masih panjang maka jangan ucap janji *sambilnyanyi* dengan mulut yang terbata-bata dan suara yang mendesah akupun langsung nyanyi lagu “Terserah Boy” tapi semuanya sia-sia mereka malah semakin ganas dan menyeramkan seperti bebegig sawah… Ohhh my aku kalap, aku sieun, aku soak… hingga biwir yang bau ngahiliwir inipun tak sengaja mengucap kata “Aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana” dengan nada yang penuh power dan vibran yang teratur juga irama yang syahdu, lalu….. apa yang terjadi diary? Tiba-tiba siluman siraru, siluman papanting, siluman tutut, dan siluman keongpun langsung ngapung dengan gancangnya karena merasa ketakutan setelah mendengar bahwa aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana… kira-kira kenapa yah diary mereka merasa ketakutan dengan nama ayahku itu? Apa mungkin ayahku lebih menakutkan dari pada siluman-siluman ontohod itu? Entahlah yang jelas aku merasa lega karena mereka sudah indit dengan gancangnnya…
Dan untuk menenangkan pikiranku yang sedang soak ini, akupun langsung melahap seonggok cecenet yang tumbuh subur di leweung itu….
The End…

Semoga pembaca bisa mencokot hikmah dari kisah yang kuberi judul “Ku Syedih” L ini #Trims

Senin, 15 Juli 2013

MISTERI TIKOSEWADNYA NYI BLORONG!


Di hiji mangsa nyi blorong hayang kaluar di hiji liang nyaeta liang kemaluan dan liang kemaluan itu adalah liang yang dibuat si nyi blorong sewaktu dia budugan, maka dari itu bakat teuing ku era nyi blorongpun akhirnya nyumput dinu eta liang jadi weh ngarana teh LIANG KEMALUAN, saking udah lamanya ngaliang eta nyi blorong teh jenuh, bosan, boring, jeng bête dan akhirnya ia pun muncul ke permukaan. Tapi pas kepalanya kaluar dina eta liang tiba - tiba apa yang terjadi? aya jelema liwat kadinya dan akhirnya kepala nyi blorongpun tak dapat di pungkiri kaleyek ku eta jalma “ayam… ayam” kata si nyi blorong *natttt teuing geuning nyi blorong teh gehgeran* akhirnya nyi blorongpun tikelelep lagi ka jero eta liang…
Ambek, kesel, rarungsing nyi blorongpun langsung ngapung ka permukaan, namun apa yg terjadi lagi? Tiba - tiba aya kontener liwat di luhur eta liang dan akhirnya kembali tak dapat di pungkiri kepala nyi blorongpun kalindes ku eta kontener “Aduhhhh polo aing” kata si nyi blorong yang akhirnya kembali nyungseb ka eta liang…

Lalieur, rarieut, jeng nyut - nyutan nyi blorongpun akhirnya memutuskan untuk nginum heula obat sakit kepala seperti parahmek, terus panahdol, koh eundin, jeng nyiksagrip, dan akhirnya rada mendingan, setelah rada mendingan, dengan segenap hati nyi blorongpun kembali nangtung dan mencoba meronta ke atas untuk keluar dari eta liang, dan kira - kira kunaon deui??? *naon da ga ada apa - apa ayeunamah* jadina si nyi blorongpun berhasil keluar dina eta liang kemaluannya tea…
Tapi……. Eh tiba - tiba ada beko liwat kadinya dan akhirnya ngababuk kepala si nyi blorong lagi “Aduhhh hulu aing” kata si nyi blorong yang gogoakan ga paruguh, dan lagi – lagi nyi blorongpun tikusruk ka eta liang….

Marah, murka, dan emosi nyi blorongpun akhirnya mengeluarkan elmu kahitutan *eh bukan - bukan* tapi elmu tenaga dalam yaitu jurus ular jejeretean… sesaat setelah mengeluarkan elmunya itu nyi blorongpun hibeur kagigir *Eh ka luhur ketang* ia pun ngapung dengan gancangnya dan keluar dari eta liang….
Pas ia mau mengeluarkan elmunya lagi untuk meng-eweuhkan naon wae anu sok nincak/ngaleyek/ngalindes bahkan ngababuk kepalanya ternyata……. Ngan saukur aya sora jangkrik “ihiiik ihiik…” sora si jangkrik *da jangkrikna keur ceurik balilihan kusabab galau kunaon jadi jangkrik dinu ieu carita * akhirnya nyi blorongpun mengurungkan niatnya untuk mengeluarkan elmunya itu…


Ia pun mulai berjalan dengan bungahnya karena berhasil kaluar dina eta liang kemaluan bedebah tea, tapi tak di sangka – sangka ternyata eh ternyata apa yang terjadi??? Dan yang terjadi adalah, yaitu, yakni ????? *Bersambung heula nya coy hayang emam aa* pissss J


Perhatian!
“Cerita ini hanya fiktif belaka jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat, atau karakter ahhhh etamah asa kaaleum weh!!!!”


Kamis, 27 Juni 2013

Who are you?

Kala surya tenggelam, senjapun ikut menyusut dan gelappun mulai menutupi daun-daunan yang rindang, menutupi bunga-bunga yang lelah dan wajah-wajah yang letih…
Sampai kapan? Dua kata itu mulai menyeruak dari sudut gelap kemerahan… sampai kapan kamu tetap seperti itu? Seperti yang ada dalam pandangan orang, seperti yang ada dalam khayalan orang, seperti yang ada dalam pikiran orang, dan seperti yang ada dalam kata-kata yang terlontar keluar dari tiap mulut-mulut tak berselimut itu….
Mungkin hujan takkan mampu membasahi hatimu dan hanya mampu membasahi wajahmu, wajahmu yang mulai melunglai tak bersinar… lelah? Apa kamu lelah? Apa kamu benar-benar lelah? “Tanya sudut gelap kemerahan itu lagi”.
Mungkin angin takkan mampu mengusir kegelisahanmu dan hanya mampu mengusir rasa gerahmu, rasa gerah yang tak tentu arah… letih? Apa kamu mulai letih? Apa kamu memang benar-benar letih? “Masih Tanya sudut gelap kemerahan itu”.
Siapa kamu? sekali lagi sudut gelap kemerahan itu bertanya “Siapakah dirimu yang sebenarnya?” setiap hal dari hidupmu yang kamu tutupi, itu bukanlah sebuah kebenaran tapi itu hanya sebuah ketakutan, ketakutan akan sebuah pencitraan.
Untuk apa sebuah pencitraan jika kamu tidak nyaman? Untuk apa sebuat gelar jika kamu tidak sadar? Tidak sadar bahwa itu bukanlah sebuah gelar melainkan perangkap, iya perangkap yang menangkap, menangkap dari setiap kebebasanmu, kenyamananmu, dan keinginanmu…
Malam itu takkan bertahan sampai fajar datang, seperti cahaya yang mengusir kegelapan, ingat dari setiap hal yang ada dalam dirimu, itu adalah sebuah karya, karya dari yang maha kuasa, dan tak selayaknya karya itu di tutupi, di hilangkan, bahkan di buang! Tapi dihargai dan di pahami.
Tunjukan pada mata-mata tajam itu, pada mulut-mulut keriput itu, dan pada pikiran-pikiran heran itu, bahwa kamu adalah kamu, bukan dia, bukan mereka, dan bukan juga aku…
Hidup itu adalah sebuah perjalanan, perjalanan menuju kebenaran, kebenaran dari setiap hal tentangmu, tentang masalahmu, tentang kegelisahanmu, dan tentang kebahagianmu. jadi “show who you really are…..”
Terkadang dikala sendiri, kita sering merasa kesepian, tapi rasa kesepian itu memang harus kita rasakan, karena merasa kesepian itu adalah waktu yang tepat untuk berbicara dengannya, dengan sudut gelap kemerahaan itu, yang tidak lain adalah hati… hati kita :)


Kamis, 23 Mei 2013

Menikmati kesendirian

Setiap orang itu layak untuk merasakan kebahagiaan, karena kebahagiaan itu adalah hak setiap orang, dan menurut saya kebahagiaan itu tidak harus selalu mahal atau susah untuk mendapatkannya, percaya kalau setiap orang itu memiliki parameter kebahagiaannya masing-masing, contohnya ada orang yang sangat merasa bahagia disaat dia memiliki handphone BB pertama kalinya, padahal untuk orang yang sudah mengenal android BB itu mungkin sama sekali tak terpandang lagi, terus ada orang yang sangat bahagia ketika dia di bilang cantik/ganteng/pinter/manis  tapa kita tau pasti itu asli pujian atau sebaliknya … dan yang paling menempati  posisi teratas menurut saya karena sangat terlihat dan mendominasi adalah orang-orang  yang  sangat bahagia ketika mereka mendapat sms dari pacarnya, walaupun mungkin cuma kalimat “bebeb udah makan belum?” J wahhh itu semua sudah jadi sesuatu yang membawa kebahagiaan bagi mereka! Dan saya? Ahahahaa saya mungkin termasuk kedalam mereka J tapi bagi saya kebahagiaan yang sekarang saya rasakan itu sesuai dengan status yang saya sandang saat ini yaitu “Jomblo” kenapa bisa bahagia? Kenapa ngga galau dengan status itu? Ahahhaaa kadang kata kepo itu emang  ga hanya berlaku untuk setiap orang yang mengenal kita saja, bahkan diri sendiri juga sering mengkepoi dirinya sendiri J yes I'm happy with my status single now, why? Karena itu tadi orang dengan status pacaranpun kadang-kadang  ga selamanya bahagia dan ga selamanya menderita juga, sama halnya dengan orang yang menyandang status jomblo, ga selamanya koQ mereka harus galau, harus kesepian, harus menderita, ada saatnya mereka harus bahagia juga, dengan kesendiriannya yang bebas bergaul dengan siapa saja tanpa harus takut di bilang selingkuh,  yang bebas mengembangkan hobinya seluas-luasnya tanpa harus takut di bilang lebih mementingkan diri sendiri, dan yang bebas mau punya pulsa atau ngga tanpa harus takut di bilang ga perhatian karena ga ngesms “Bebeb udah makan belum?”  J ahahaha That’s is life dan sangat bervariasi so menurut saya dari pada kita harus galau-galauan  gara-gara jomblo, mendingan nikmatin aja masa-masa kesendirian kita dengan hal apapun itu J seperti  lagunya Oppie Andaresta
Reff :


aku baik baik saja
menikmati hidup yang aku punya
hidupku sangat sempurna
I'm single and very happy
mengejar mimpi mimpi indah
bebas lakukan yang aku suka
berteman dengan siapa saja
I'm single and very happy


Percaya deh kalau tuhan itu selalu menyelipkan secercah kebahagian pada setiap kondisi, waktu, masalah, yang menghampiri kita dan bahkan status yang kita sandang! Cuman kitanya aja yang ngga sensitive sama hal itu J

Kamis, 07 Maret 2013

Terbangun dengan cinta…..


Begitu indahnya dunia saat ini kala bertemu dengan orang yang sangat di rindukan di dunia nyata, iahhh karena sekarang aku sedang bertemu di dunia mimpi dengan dia… seperti kebanyakan mimpi yang ada dan sepertinya sudah di set dari sononya yang selalu berganti alur, cerita dan latarnya… *tak terkeculi juga orangnya
Entah apa yang terjadi ketika aku tertidur di dunia nyata dan terbangun di dunia mimpi yang begitu merasa senang dengan mengumbar senyuman di wajah karena bisa melihat dia dan bersamanya, dia begitu indah menatap manja dengan senyumannya, juga dengan di dampingi sunset yang begitu aku sukai di dunia nyata, entah kebetulan atau tidak setiap apa yang kita sukai selalu muncul tiba-tiba di alam yang terkadang seperti bunglon karena bisa sewarna dengan apa yang sedang kita rasakan *Mimpi maksudnya
*Love sunset so much
Semuanya terasa sangat nyata dan sempurna, sudah seperti orang yang paling kaya saja di dunia, yang bisa mengubah semua hal di sekitar kita dengan mudahnya, tiba-tiba suasananya seperti candle light dinner dengan dia,
* candle light dinner on sunset
 sunset pun berubah malam dengan kilauan cahaya lilin-lilin kecil *Bukan lilin-lilin kecil punyanya om chrisye yahhh
Yang menghiasi tempat kita berdua saat itu, dia masih betah mempertahankan senyuman manis penuh makna dan tatapan manja penuh rasa itu… dan jelas dengan tidak sadarnya muncul makanan-makanan kesukaan di atas meja “semuanya begitu sama seperti apa yang aku inginkan di dunia nyata” pikirku, lalu alunan musikpun mulai berirama entah dari mana asalnya tapi yang jelas jenis musiknya begitu kental dengan telingaku di alam mimpi ini, “seperti lagu yang selalu aku dengarkan tiap handphone ku berdering” masih dalam pikiranku.
Semuanya makin bersahabat dan suasananya makin mendukung atas apa yang selalu aku inginkan dalam hidup ini, ohhhh begitu bahagianya aku disini *ngga tau kalau di dunia yang sebenarnya…
Malam makin larut dan gelap, cahaya lilinpun mulai agak meredup, tiupan anginya mulai menyentuh tubuhku seolah alam menyuruhku untuk berbagi kehangatan dengannya, tanpa pikir panjang akupun mulai mendekatinya dan tiba-tiba dia memelukku *padahal aku yang pertama kali ingin memeluknya…
Tapi ya sudahlah yang penting sama-sama berpelukan *tapi jangan di samakan dengan teletabies yah, soalnya ntar ngilang dong romantisnya…
Pelukannya begitu erat dan hangat dan aku hanya bisa tersenyum polos tanpa makna, lagu romantis bergenre jazz itu masih terdengar kuat di telingaku dan masih belum aku sadari dari mana asalnya lagu itu...
Aku mulai membalas pelukannya dan mulai membelainya “kita sudah seperti pasangan di film-film india saja yang saling peluk dan saling belai” pikirku lagi
*Bollywood movie
Ya tuhan….. wajahnya begitu jelas terpampang indah di hadapku dia masih tersenyum dan menatapku sayu seakan menyuruhku untuk berbuat sesuatu terhadap bibirnya yang begitu merah merekah dan membuat ku bergairah, nyanyian lagu itupun sempat berhenti dan kemudian terdengar lagi, sekali lagi aku katakan aku begitu bahagia tuhan…. Pelukannya semakin erat, lebih erat, dan sangat erat, dan akupun mulai sadar dengan tujuan dari pelukan erat, senyuman manja, dan tatapan sayunya itu.
* illustration
Tanganku mulai membelai wajahnya dan mendekatkan wajahku terutama bibirku ke bibirnya, kala semuanya berjalan slow motion….. “ Bayu…. Bayu… bayu….” tiba-tiba terdengar suara sumbang yang seakan memangil namaku di balik lagu jazz romantic itu “ ah pasti itu suara pelayan yang mau memberikan bon makanan-makanan itu” pikirku. Akupun mengacuhkannya dan melanjutkan adegan untuk menciumnya, tapi suara sumbang itu makin terdengar nyaring dan makin membuyarkan nyanyian jazz romantic itu “Bayu….. bayu….. bayu….” Bunyi suara sumbang yang berantakan itu. Aku berusaha untuk tetap mengacuhkannya dan bertahan dengan posisi memeluknya miring kedepan, semakin erat pelukanku semakin sayu matanya dan semakin dekat bibirku untuk meraih bibirnya, lalu????  tiba-tiba apa yang terjadi???
Aku terjatuh dan bahkan tersungkur sampai ke lantai kamarku, dan ternyata aku sadar kalau semua itu tetap menjadi mimpi…. Ohhh begitu kecewanya diriku terbangun di dunia nyata dan tertidur tak jelas di dunia mimpi sana, dan suara sumbang itu masih menyala – nyala saja, ternyata itu suara ibuku yang berusaha membangunkanku “ahhh ada – ada saja” pikirku. “Lalu nyanyian jazz romantic itu berasal dari mana???” Tanyaku. Oh ternyata itu suara alaram di handphoneku yang ku setting dengan dering dari lagu jazz “The way you look to night” milik Michael buble, “Heummmhhhh” helaan nafasku. tapi aku masih bisa membuat senyuman manis di bibirku pasca kejadian tersebut, karena aku sadar kalau hari ini aku terbangun dengan à
^_^?