Begitu
indahnya dunia saat ini kala bertemu dengan orang yang sangat di rindukan di
dunia nyata, iahhh karena sekarang aku sedang bertemu di dunia mimpi dengan
dia… seperti kebanyakan mimpi yang ada dan sepertinya sudah di set dari sononya
yang selalu berganti alur, cerita dan latarnya… *tak terkeculi juga orangnya
Entah apa
yang terjadi ketika aku tertidur di dunia nyata dan terbangun di dunia mimpi
yang begitu merasa senang dengan mengumbar senyuman di wajah karena bisa melihat
dia dan bersamanya, dia begitu indah menatap manja dengan senyumannya, juga
dengan di dampingi sunset yang begitu aku sukai di dunia nyata, entah kebetulan
atau tidak setiap apa yang kita sukai selalu muncul tiba-tiba di alam yang
terkadang seperti bunglon karena bisa sewarna dengan apa yang sedang kita
rasakan *Mimpi maksudnya
![]() |
| *Love sunset so much |
Semuanya
terasa sangat nyata dan sempurna, sudah seperti orang yang paling kaya saja di
dunia, yang bisa mengubah semua hal di sekitar kita dengan mudahnya, tiba-tiba
suasananya seperti candle light dinner dengan dia,
![]() |
| * candle light dinner on sunset |
sunset pun
berubah malam dengan kilauan cahaya lilin-lilin kecil *Bukan lilin-lilin kecil
punyanya om chrisye yahhh
Yang
menghiasi tempat kita berdua saat itu, dia masih betah mempertahankan senyuman
manis penuh makna dan tatapan manja penuh rasa itu… dan jelas dengan tidak
sadarnya muncul makanan-makanan kesukaan di atas meja “semuanya begitu sama
seperti apa yang aku inginkan di dunia nyata” pikirku, lalu alunan musikpun
mulai berirama entah dari mana asalnya tapi yang jelas jenis musiknya begitu
kental dengan telingaku di alam mimpi ini, “seperti lagu yang selalu aku
dengarkan tiap handphone ku berdering” masih dalam pikiranku.
Semuanya
makin bersahabat dan suasananya makin mendukung atas apa yang selalu aku
inginkan dalam hidup ini, ohhhh begitu bahagianya aku disini *ngga tau kalau di
dunia yang sebenarnya…
Malam makin
larut dan gelap, cahaya lilinpun mulai agak meredup, tiupan anginya mulai
menyentuh tubuhku seolah alam menyuruhku untuk berbagi kehangatan dengannya,
tanpa pikir panjang akupun mulai mendekatinya dan tiba-tiba dia memelukku
*padahal aku yang pertama kali ingin memeluknya…
Tapi ya
sudahlah yang penting sama-sama berpelukan *tapi jangan di samakan dengan
teletabies yah, soalnya ntar ngilang dong romantisnya…
Pelukannya
begitu erat dan hangat dan aku hanya bisa tersenyum polos tanpa makna, lagu romantis
bergenre jazz itu masih terdengar kuat di telingaku dan masih belum aku sadari
dari mana asalnya lagu itu...
Aku mulai
membalas pelukannya dan mulai membelainya “kita sudah seperti pasangan di
film-film india saja yang saling peluk dan saling belai” pikirku lagi
![]() |
| *Bollywood movie |
Ya tuhan…..
wajahnya begitu jelas terpampang indah di hadapku dia masih tersenyum dan
menatapku sayu seakan menyuruhku untuk berbuat sesuatu terhadap bibirnya yang
begitu merah merekah dan membuat ku bergairah, nyanyian lagu itupun sempat
berhenti dan kemudian terdengar lagi, sekali lagi aku katakan aku begitu
bahagia tuhan…. Pelukannya semakin erat, lebih erat, dan sangat erat, dan
akupun mulai sadar dengan tujuan dari pelukan erat, senyuman manja, dan tatapan
sayunya itu.
![]() |
| * illustration |
Tanganku
mulai membelai wajahnya dan mendekatkan wajahku terutama bibirku ke bibirnya,
kala semuanya berjalan slow motion….. “ Bayu…. Bayu… bayu….” tiba-tiba
terdengar suara sumbang yang seakan memangil namaku di balik lagu jazz romantic
itu “ ah pasti itu suara pelayan yang mau memberikan bon makanan-makanan itu”
pikirku. Akupun mengacuhkannya dan melanjutkan adegan untuk menciumnya, tapi suara
sumbang itu makin terdengar nyaring dan makin membuyarkan nyanyian jazz
romantic itu “Bayu….. bayu….. bayu….” Bunyi suara sumbang yang berantakan itu.
Aku berusaha untuk tetap mengacuhkannya dan bertahan dengan posisi memeluknya
miring kedepan, semakin erat pelukanku semakin sayu matanya dan semakin dekat
bibirku untuk meraih bibirnya, lalu???? tiba-tiba apa yang terjadi???
Aku terjatuh
dan bahkan tersungkur sampai ke lantai kamarku, dan ternyata aku sadar kalau
semua itu tetap menjadi mimpi…. Ohhh begitu kecewanya diriku terbangun di dunia
nyata dan tertidur tak jelas di dunia mimpi sana, dan suara sumbang itu masih
menyala – nyala saja, ternyata itu suara ibuku yang berusaha membangunkanku
“ahhh ada – ada saja” pikirku. “Lalu nyanyian jazz romantic itu berasal dari
mana???” Tanyaku. Oh ternyata itu suara alaram di handphoneku yang ku setting
dengan dering dari lagu jazz “The way you look to night” milik Michael buble, “Heummmhhhh”
helaan nafasku. tapi aku masih bisa membuat senyuman manis di bibirku pasca
kejadian tersebut, karena aku sadar kalau hari ini aku terbangun dengan à
![]() |
| ^_^? |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar