Dear diary….
hari ini aku sedang bersedih…. Dan aku ingin mengungkapkannya kepadamu diary, Ohhh
diary aku lagi sediiiiiiiih banget, soalnya pas kemarin aku mau beli nyiru… di
super market, si mbak-mbaknyapun langsung bilang “EWE UH…” akupun langsung
sedih dengan gancangnya, terus akupun berniat untuk mengganti barang yang ingin
aku beli di super market itu, dengan terbata-bata aku bertanya lagi sama si
mbak-mbaknya kalau hihid sama boboko ada ga mbak?… lalu apa yang terjadi diary,
lagi-lagi si mbak-mbak tersebut mengucapkan hal yang serupa yaitu “EWE UH”,
Ohhhh diary aku benar-benar merasa sedih dan tidak tahu harus berbuat apa? Aku merasa
kalau si mbak-mbak tersebut memiliki niat yang tidak baik terhadap pertanyaanku
tadi… maka akupun langsung baeud di hadapan si mbak-mbak tersebut dengan gancangnya…
lalu aku berusaha untuk menguatkan hatiku untuk bangkit dari keterpurukan ini
dengan indit sambil ngajeubean si mbak-mbak yang sungutnya selalu bilang “EWE
UH” itu L…. Dan akupun merasa sangat terpukul dengan
kejadian tersebut diary… sampai-sampai aku butuh waktu untuk menenangkan hatiku
yang lagi hiks…. huft… dan fiuh ini dengan pergi ke tempat yang sunyi yaitu
leweung… Tapi saat aku sampai di leweung diary… tiba-tiba apa yang terjadi? munculah
sesosok mahluk yang sedang ngorondang, Astagaaa mahluk tersebut sangat
menyeramkan seperti bangkong budug diary dan ternyata itu adalah siluman siraru
dan siluman papanting…. Dan merekapun langsung mendekatiku yang putih bersih
bersinar terang ini,,,, karena aku rajin mengkonsumsi lampu senter setiap
menjelang tidur, dan diary ternyata mereka memiliki niat yang amat busuk
terhadapku yang terBUJUR kaku ini karena singsireumeun… Ohhhh diary ternyata mereka mencoba untuk
menyuntrungkanku kedalam leutak yang penuh dengan siluman tutut dan keong… akupun
bingung harus bagaimana diary, maka tanpa pikir panjang akupun langsung menelepon ibu peri untuk
meminta bantuan, tapi…. Apa yang terjadi diary? Disaat aku mencoba menelepon
ibu peri handponku malah berbunyi “Maaf sisa pulsa anda tidak mencukupi untuk
melakukan panggilan ini” Ohhh diary ternyata aku lupa kalau aku belum mengisi pulsa
sejak aku berumur 2 bulan, akupun mulai panik dengan gancangnya diary, lalu aku
mencoba meminta bantuan kepada ranger pink dan pokemon dengan ngeDM mereka
melalui twitter, tapi….. apa yang terjadi diary? Diasaat aku ngDM mereka
melalui twitter… twitterku malah berubah menjadi kata-kata yang seperti ini “Server
not found” Ohhh my…. Aku lupa kalau ternyata di leweung ini belum dipasangi
wifi…
Saat itu aku
benar-benar terpuruk sambil makan kerupuk rasa jeruk yang sudah di duruk… aku
merasa sangat bingung, dan ketakutan diary… tapi aku berpikir kalau jalan masih
panjang maka jangan ucap janji *sambilnyanyi* dengan mulut yang terbata-bata
dan suara yang mendesah akupun langsung nyanyi lagu “Terserah Boy” tapi semuanya
sia-sia mereka malah semakin ganas dan menyeramkan seperti bebegig sawah… Ohhh
my aku kalap, aku sieun, aku soak… hingga biwir yang bau ngahiliwir inipun tak
sengaja mengucap kata “Aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana” dengan nada yang
penuh power dan vibran yang teratur juga irama yang syahdu, lalu….. apa yang
terjadi diary? Tiba-tiba siluman siraru, siluman papanting, siluman tutut, dan
siluman keongpun langsung ngapung dengan gancangnya karena merasa ketakutan
setelah mendengar bahwa aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana… kira-kira kenapa
yah diary mereka merasa ketakutan dengan nama ayahku itu? Apa mungkin ayahku
lebih menakutkan dari pada siluman-siluman ontohod itu? Entahlah yang jelas aku
merasa lega karena mereka sudah indit dengan gancangnnya…
Dan untuk
menenangkan pikiranku yang sedang soak ini, akupun langsung melahap seonggok
cecenet yang tumbuh subur di leweung itu….
The End…
Semoga pembaca
bisa mencokot hikmah dari kisah yang kuberi judul “Ku Syedih” L ini #Trims
mksdnya don -_- gk ngerti,,,,,,,,,
BalasHapusSupaya bisa mengerti disarankan memejamkan mata ketika membaca cerita ini, pasti langsung mengerti #Trims
Hapusahaha,, gmana mau maca kak don! lmun matanya d pejamkan _-
Hapus