Jumat, 31 Januari 2014

"Ku Syedih" :(

Dear diary…. hari ini aku sedang bersedih…. Dan aku ingin mengungkapkannya kepadamu diary, Ohhh diary aku lagi sediiiiiiiih banget, soalnya pas kemarin aku mau beli nyiru… di super market, si mbak-mbaknyapun langsung bilang “EWE UH…” akupun langsung sedih dengan gancangnya, terus akupun berniat untuk mengganti barang yang ingin aku beli di super market itu, dengan terbata-bata aku bertanya lagi sama si mbak-mbaknya kalau hihid sama boboko ada ga mbak?… lalu apa yang terjadi diary, lagi-lagi si mbak-mbak tersebut mengucapkan hal yang serupa yaitu “EWE UH”, Ohhhh diary aku benar-benar merasa sedih dan tidak tahu harus berbuat apa? Aku merasa kalau si mbak-mbak tersebut memiliki niat yang tidak baik terhadap pertanyaanku tadi… maka akupun langsung baeud di hadapan si mbak-mbak tersebut dengan gancangnya… lalu aku berusaha untuk menguatkan hatiku untuk bangkit dari keterpurukan ini dengan indit sambil ngajeubean si mbak-mbak yang sungutnya selalu bilang “EWE UH” itu L…. Dan akupun merasa sangat terpukul dengan kejadian tersebut diary… sampai-sampai aku butuh waktu untuk menenangkan hatiku yang lagi hiks…. huft… dan fiuh ini dengan pergi ke tempat yang sunyi yaitu leweung… Tapi saat aku sampai di leweung diary… tiba-tiba apa yang terjadi? munculah sesosok mahluk yang sedang ngorondang, Astagaaa mahluk tersebut sangat menyeramkan seperti bangkong budug diary dan ternyata itu adalah siluman siraru dan siluman papanting…. Dan merekapun langsung mendekatiku yang putih bersih bersinar terang ini,,,, karena aku rajin mengkonsumsi lampu senter setiap menjelang tidur, dan diary ternyata mereka memiliki niat yang amat busuk terhadapku yang terBUJUR kaku ini karena singsireumeun…  Ohhhh diary ternyata mereka mencoba untuk menyuntrungkanku kedalam leutak yang penuh dengan siluman tutut dan keong… akupun bingung harus bagaimana diary, maka tanpa pikir panjang  akupun langsung menelepon ibu peri untuk meminta bantuan, tapi…. Apa yang terjadi diary? Disaat aku mencoba menelepon ibu peri handponku malah berbunyi “Maaf sisa pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini” Ohhh diary ternyata aku lupa kalau aku belum mengisi pulsa sejak aku berumur 2 bulan, akupun mulai panik dengan gancangnya diary, lalu aku mencoba meminta bantuan kepada ranger pink dan pokemon dengan ngeDM mereka melalui twitter, tapi….. apa yang terjadi diary? Diasaat aku ngDM mereka melalui twitter… twitterku malah berubah menjadi kata-kata yang seperti ini “Server not found” Ohhh my…. Aku lupa kalau ternyata di leweung ini belum dipasangi wifi…
Saat itu aku benar-benar terpuruk sambil makan kerupuk rasa jeruk yang sudah di duruk… aku merasa sangat bingung, dan ketakutan diary… tapi aku berpikir kalau jalan masih panjang maka jangan ucap janji *sambilnyanyi* dengan mulut yang terbata-bata dan suara yang mendesah akupun langsung nyanyi lagu “Terserah Boy” tapi semuanya sia-sia mereka malah semakin ganas dan menyeramkan seperti bebegig sawah… Ohhh my aku kalap, aku sieun, aku soak… hingga biwir yang bau ngahiliwir inipun tak sengaja mengucap kata “Aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana” dengan nada yang penuh power dan vibran yang teratur juga irama yang syahdu, lalu….. apa yang terjadi diary? Tiba-tiba siluman siraru, siluman papanting, siluman tutut, dan siluman keongpun langsung ngapung dengan gancangnya karena merasa ketakutan setelah mendengar bahwa aku adalah anaknya mang Yahya Rohyana… kira-kira kenapa yah diary mereka merasa ketakutan dengan nama ayahku itu? Apa mungkin ayahku lebih menakutkan dari pada siluman-siluman ontohod itu? Entahlah yang jelas aku merasa lega karena mereka sudah indit dengan gancangnnya…
Dan untuk menenangkan pikiranku yang sedang soak ini, akupun langsung melahap seonggok cecenet yang tumbuh subur di leweung itu….
The End…

Semoga pembaca bisa mencokot hikmah dari kisah yang kuberi judul “Ku Syedih” L ini #Trims